Thursday, March 26, 2015

Cerita ART

Yang menggunakan jasa ART pasti punya cerita macem2 yah, and mostly it must be uncomfort and hurted. Yah saya juga termasuk yang punya cerita gak enak itu. Orang nikah suami istri aja ada beda pendapat dan berantem2nya, apalagi dengan orang lain yang kerja dan tinggal di rumah kita. Atau ada yang ga punya cerita sedih sama sekali dengan art? Well you must be one lucky in a million people in this planet hehe.

Kalo dipikir2, mungkin ada cara untuk menghindari rasa kecewa sama art ini. Yah dari beberapa kali pengalaman sih, dan yang terakhir terasa yang paling menyakitkan pada saat kejadian karna begitu mendadak karna alasan yang gak jelas, padahal kita udah punya beberapa rencana seneng2 untuk beberapa bulan ke depan, bahkan udah janjian mudik lebaran nanti kita bareng mudik ke lampungnya, yah gitu deh. End of story with her. I just let her go in the end, and I told myself that this happened for a reason. Allah wanted it to be happened, and nobody could change that. Di waktu saya sadar bahwa ini terjadi karna Allah yang berkehendak, disitu saya ikhlas dan gak mau lagi lihat ke belakang. Alhamdulillah perasaan sakitnya mulai berkurang dan akhirnya hilang. The pain was just dissapear.

Nah beberapa tips yang mungkin dapat disimpulkan dari memperkerjakan orang yang tinggal dirumah dari pengalaman saya :
  • Jangan terlalu dekat deh sama art. Menyakiti secara fisik jelas gak boleh, dan alhamdulillah selama ini juga gak pernah berbuat begitu, tapi kalo dirasa2 kita mulai sayang dan anggep mereka seperti keluarga, just remember, she will not stay long with us. It’s may be for a year or two, or even shorter. Just think that she might change her mind suddenly, she insists to quit the job by that time and has to go home as soon as possible, without you knowing the reason. The point is, siap2 aja kalo ditinggalin mendadak deh walo paginya dia masih ketawa2 dan seperti gak ada masalah, sorenya bisa nangis dan minta pulang. Seriously, it happened to me!
  • Kalo mau kasih sesuatu, kasih aja karna memang kita mau kasih. Jangan sampe kalo tiba2 dia mau pulang, kita jadi inget sama pemberian kita dan mikir dia gak tau terimakasih. Amit2 jangan sampe disebutin lah ya. Ntar kaya Tony Abbott yang nyebutin bantuan Australia untuk tsunami aceh, nauzubillah. Let it be our deed, untuk mengharap ridha Allah. Kasih karena Allah, in sya Allah kalo kita ikhlas disaat si art ini nyakitin kita, balasan dari Allah sungguh tak terduga. Hehe alhamdulillah ya.
  • Trus yang gak kalah penting, ini khusus buat diri sendiri sih, jangan terlalu mau nyaman kalo lagi ada art. Giliran art mendadak pulang bisa langsung panik deh. Hehehe, pengalaman juga ini. Tapi alhamdulillah saya sudah berlatih untuk menyibukkan diri juga walo ada art. Anak2 juga gak dibiarkan menjadi anak yang manja. Mereka harus disiapkan untuk paling enggak bisa ngurus diri mereka sendiri. Paling enggak mulai dari beresin mainan sendiri, makan sendiri, mandi sendiri, pake baju sendiri, siap2in buku sekolah sendiri, buang sampah makanannya sendiri, dll deh ya. Mudah2an sih kita bisa art-free, tapi gak denial juga kok kalo punya art itu banyak enaknya. Disaat kita mau ngapain, dia bisa diberdayakan untuk ini itu. Disaat kita lagi gak fit, ada yang bantu ngurus anak2, ini dan itu. Tentu itu membantu sekali.

Punya art atau tidak, tetep masing2 ada plus minusnya. Lagi ga ada art, juga banyak nikmatnya. Kita makin kompak dan rasanya makin bebas karna dirumah cuma kita2 aja. Semua jadi produktif dan waktu jadi lebih berharga. That’s life, everything is with it’s positive and negative sides.

Di rumah sekarang ada kakak baru lagi. Ini panggilan kita untuk art yang tinggal di rumah. Umurnya 18, orangnya ceria, suka ngobrol ditelpon, dan suka baca. Aku suka lihat dia liat2 koleksi buku di lemari, milih buku lalu baca buku itu. Dan katanya dia mau lanjut sekolah kalo udah ada uangnya. We’ll see then. For now, I just think I like her. Aduh plis dong pi, jangan ngulang kesalahan lagi dengan ngasih hati yang banyak lagi *sigh*

7 comments:

  1. saya sekarang ngga pake ART..iya betul mba, kita kalo sayang sama ART ya biasa2 aja karena manusia tempatnya kecewa :)

    ReplyDelete
  2. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete
  3. ART zaman sekarang sering bikin cape hati. Rasanya susah sekali menemukan ART seperti yang mengasuh saya sejak kecil hingga remaja :)

    ReplyDelete
  4. Hidup emang gini ya mbak... kadang senang kadang juga susyah ... tak perlulah pakai ART ntr tambah ribet

    ReplyDelete
  5. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website kami www.kumpulbagi.com atau www.facebook.com/kumpulbagi/ untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete

 

The House of DoVy SetyaWijayas Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates